Oleh: jonsar76 | September 10, 2008

Garansi Surga Allah

Bismillahirrahmanirrohim
Ketika memutuskan untuk mengucapkan kalimah syahadat, maka jalan untuk mendapatkan surga sudah dalam genggaman, seperti garansi dan janji dari Allah SWT.

Namun jangan lupa, jalan itu harus kita lalui. Bukan hanya berikrar Syahadat tapi tidak melalui jalan menuju sorga tersebut. Sebagai muslim ada hal-hal yang harus diperhatikan dan dijalankan seperti rukun iman dan islam, berlandaskan Quran dan hadist dalam segala urusan kehidupan. Karena Alloh telah menetapkan Islam sebagai agama yg sempurna.

Kita ambil contoh ketika membeli motor pembeli mendapatkan garansi dari produsen sekian tahun. Namun dalam buku petunjuk penggunaan dan perawatan ada syarat dan ketentuan yang berlaku yang harus dipatuhi oleh pembeli. Misal servis rutin d bengkel resmi, memakai spare parts aseli dsb.
Begitu pula garansi dari Alloh, ketika kita berikrar sebagai muslim, Allah menjamin setiap hamba yang bersyahadat akan masuk surga. Syahadat membuka pintu-pintu amalan dicatat dan diterima disisi Alloh..

Nah tugas selanjutnya adalah bagaimana kita mengisi gudang catatan hidup kita dengan amalan-amalan kebajikan dan bagaimana menghapus dosa-dosa yang kita perbuat.

Selanjutnya kita fokus pada hal-hal apa saja yang membuat Seorang Muslim mendapat ampunan atas dosa-dosa sehingga jaminan garansi surga dari Alloh dapat kita raih.
1. Sholat wajib 5 waktu
Sholat adalah tiang agama. Oleh karena itu sholat –diikuti zakat– disebutkan.

“Shalat lima waktu, shalat Jum’at ke Jum’at beri-kutnya merupakan pelebur dosa di antara keduanya, selama dosa besar dijauhi”. (HR. Muslim)

2. Sholat Jumat
Sholat jumat diwajibkan bagi Laki-laki yg tidak ada halangan.

“Shalat Jum’at itu wajib bagi tiap-tiap muslim, dilaksanakan secara berjama’ah terkecuali empat golongan, yaitu hamba sahaya, perempuan, anak kecil dan orang yang sakit.” (HR. Abu Daud dan Al-Hakim, hadits shahih).

“Tidaklah seseorang mandi pada hari Jum’at dan bersuci sebisa mungkin, kemudian dia memakai wangi-wangian atau memakai minyak wangi, lalu pergi ke masjid dan (di sana) tidak memisahkan antara dua orang (yang duduk berjajar), kemudian dia shalat yang disunnahkan baginya, dan dia diam apabila imam telah berkhutbah, terkecuali akan diampuni dosa-dosanya antara Jum’at (itu) dan Jum’at berikutnya selama dia tidak berbuat dosa besar.” (HR. Al-Bukhari)

3. Puasa Ramadhan

Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam bersabda, “Barangsiapa berpuasa Ramadhan karena iman dan mengharapkan pahala, niscaya akan diampuni dosa- dosanya yang telah lalu”. (HR. al-Bukhari)

4. Shalat Malam Bulan Ramadhan

Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam bersabda, “Barangsiapa sholat malam pada bulan Ramadhan karena iman dan mengharapkan pahala, niscaya akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu”. (HR. al-Bukhari)

5. Shalat pada Malam Lailatul Qadar

Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam bersabda, “Barangsiapa shalat pada malam Lailatul Qadar karena iman dan mengharapkan pahala, niscaya akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu”. (HR. al-Bukhari)

6. meng-Amini Dalam Shalat

Rasulullah shallahu’alaihi wasallam bersabda, “Apabila Imam mengucapkan, “Amin”, maka ucapkanlah, “Amin, juga,” karena barangsiapa yang ucapan aminnya bertepatan dengan ucapan Malaikat, maka akan diampuni dosa- dosanya yang telah lalu”. (HR. al-Bukhari dan Muslim)

7. Puasa Hari ‘Arafah

Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam bersabda, “Puasa pada hari ‘Arafah, aku berharap kepada Allah subhanahu wata’ala semoga menghapuskan (dosa-dosa) setahun yang lalu dan setahun yang akan datang”. (HR. at-Tirmidzi, Ibnu Majah dan al-Hakim)

8. Puasa ‘Asyura’
Rasulullah shallahu’alaihi wasallam bersabda, “Puasa pada hari ‘Asyura’, aku berharap kepada Allah subhanahu wata’ala semoga menghapuskan (dosa-dosa) setahun yang lalu”. (HR. Abu Daud, at-Tirmidzi, Ibnu Majah dan al-Hakim)

9. Shalat ba’da Wudhu
Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam bersabda, “Barangsiapa berwudhu seperti wudhuku ini, ke-mudian shalat dua raka’at tanpa berbicara dalam dirinya, niscaya Allah akan mengampuni dosanya yang telah lalu”. (HR. al-Bukhari)

10. Umrah
Rasulullah shallahu’alaihi wasallam bersabda, “Umrah yang satu ke ‘umrah berikutnya merupakan pelebur dosa (hari- hari) di antara keduanya”. (HR. al-Bukhari)

Subhanallah,

Ada ampunan diantara sholat wajib,

Ada ampunan diantara sholat Jumat,

Ada ampunan antar Ramadhan..

Ada ampunan yg telah lalu dan yg akan datang

Begitu banyak jalan ampunan dan diri ini masih bergelimang dosa..

Nb : Kalau ada kesalahan referensi, hadist dsb.. mohon dikoreksi

Walalhu’alam


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: